You Are Welcome to Visiting My Blog!

Kamis, 15 Desember 2011

Habibie: Anda Hebat Bukan karena Gelar Berlipat...Tapi karena Prestasi Kerja



Sebagai seorang mahasiswa , pidato berikut ini bermakna menyinggung dan sekaligus  menggugah  hati serta pikiran. Buat yang juga merasa tersinggung diharapkan  cepat untuk merubah paaradigma nya dari sekarang sebelum terlambat... hehe


REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI - "Saya berkeyakinan bahwa memajukan suatu bangsa atau daerah tidak bertumpu pada sumber daya alam tetapi sumber daya manusia," kata mantan presiden BJ Habibie dengan gaya khasnya, saat berbicara di depan ribuan mahasiswa Kendari.

Ia mengemukakan, budaya, agama, dan ilmu pengetahuan serta teknologi harus sinergi dalam mewujudkan pembangunan. Pendidikan, katanya, tidak berarti sekolah, ijazah, dan gelar yang berlapis. "Tetapi yang menjadikan anda hebat adalah prestasi dalam bekerja," katanya.

Keberhasilan RI Versi Habibie: Selaraskan Islam dan Demokrasi

Memang inilah wajah Indonesia kita yang sekarang selalu terpana dengan tingkah laku sistem orang lain. demokrasi sih boleh ikutan dari negara orang orang bule itu,  tapi marilah kita   kembalikan lagi terhadap budaya ketimuran dan apalagi situasi situasi yang kompleks seperti  negara berkembang  negara kita berpijak ini,  yang nyata nyata sangat jauh berbeda dengan budaya mereka.. dengan menyaring yang perlu dan bermanfaat , mungkin itu sudah dirasa efektif dalam menyelenggarakan  sistem demokrasi di negara kita yang majemuk.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Mantan Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr.-ing B.J. Habibie menyampaikan pengalaman Indonesia yang berhasil menyelaraskan Islam dan Demokrasi.

Hal itu disampaikan Prof B.J. Habibie dalam ceramah di depan forum German Council on Foreign Relations (Deutsche Gesellschaft fur Auswartige Politik / DGAP) mengenai Islam dan Demokrasi di Indonesia, ujar Fungsi Penerangan, Sosial, Budaya KBRI Berlin, Purno Widodo dalam keterangannya kepada Antara London, Rabu.

Habibie Ingin Kembalikan Kejayaan Industri Dirgantara Indonesia

Wah wah... mudah mudahan rencana yang mulia ini kedepan berhasil.. bener pak, masak pesawat pesawat kita hanya akan selalu diberitakan nyungsep di laut la, di pohon la , di gunung la, di rumah la, terus belanja pesawat tempur pake ngutang dll.. udah eneg berita tersebut selalu terdengar di telinga.. apalgi kita bangsa besar yang sumber dayanya yang  juga sangat mendukung. Sukses selalu!!!
REPUBLIKA.CO.ID,LONDON - Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie bersama sekitar 45 orang mantan karyawan IPTN serta tenaga ahli Indonesia di bidang kedirgantaraan yang tersebar di Bremen, Ausburg, Muenchen dan Hamburg mengadakan acara silaturahmi di Hamburg. Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam itu diisi dengan pemberian wejangan serta pemaparan mengenai perkembangan industri penerbangan nasional.
Konjen RI Hamburg, M. Estella Anwar Bey, menyampaikan apresiasi kepada Prof. Habibie yang berkenan memberikan pencerahan mengenai revitalisasi industri penerbangan di Indonesia. Itu termasuk masalah pembenahan SDM yang semakin berkurang serta pemberdayaan komponen dan tenaga ahli nasional untuk memenuhi kebutuhan penerbangan di tanah air.

Habibie: Ilmuwan Nggak Usah Pulang Dulu ke Indonesia


Saya sangat setuju dengan paradigma yang memang sudah melekat ketat seperti jamur di otak para pelajar yang berjuang di berbagai negeri antah berantah sana (termasuk saya). Check it out
REPUBLIKA.CO.ID,AACHEN - B.J. Habibie memaklumi adanya orang pintar Indonesia yang memilih tidak pulang ke tanah airnya. Meski memilih tinggal di luar negeri, Habibie yakin orang-orang itu tetap cinta Indonesia.
“Dari zaman saya di Eropa, isunya sama: brain drain. Tapi, kita realistis saja. Bagaimana orang pintar mau pulang ke Indonesia kalau tidak ada lapangan pekerjaan di sana,” kata Habibie saat memberikan kuliah umum di kota Aachen, Jerman, Sabtu (30/7).
Ia berbicara banyak soal IPTEK, ekonomi, brain drain, dan kenangan masa mudanya di kota teknik Jerman, Aachen. Antusiasme masyarakat (intelektual) Indonesia memang terlihat di acara ini. Sekitar 470 mahasiswa di daratan Eropa menyempatkan diri datang ke Aachen.

ANDAI RASULULLAH MENJADI TAMU KITA



Tulisan yang saya kira sangat inspiratif 


Bayangkan apabila Rasulullah dengan seijin Allah tiba-tiba muncul mengetuk pintu rumah kita. Beliau datang dengan tersenyum dan muka bersih di muka pintu rumah kita, Apa yang akan kita lakukan?

Mestinya kita akan sangat berbahagia, memeluk beliau erat-erat dan lantas mempersilahkan beliau masuk ke ruang tamu kita. Kemudian kita tentunya akan meminta dengan sangat agar Rasulullah sudi menginap beberapa hari di rumah kita. Beliau tentu tersenyum........

Habibie: Bangsa Ini Terlalu Bangga dengan Kekayaan Alamnya



Sampai sekarang apabila saya menemukan artikel yang memuat pidatonya Pak Habibi selalu tersentuh walau yang dibicarakan terkadang sudah menjadi rahasia umum yang terkadang masih bisa menggugah jiwa saat dibaca. Berikut cuplikan pidato yang di sadur dari republika online. 

Habibie: Bangsa Ini Terlalu Bangga dengan Kekayaan Alamnya REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG - Mantan Presiden BJ Habibie mengungkapkan luasnya wilayah Indonesia saat ini tidak diimbangi dengan hasil produktifitas yang maksimal. "Bangsa ini terlalu bangga dengan kekayaan Sumber Daya Alam dibandingkan mengoptimalkan Sumber Daya Manusia," kata BJ Habibie dalam acara Sidang Paripurna II Dewan Riset Nasional di Puspiptek, Serpong, Kamis.


Akibatnya Indonesia mengalami masalah dalam perkembangan sumber daya manusia dan dikatakan sebagai negara besar tetapi kerdil, ujarnya.


Selain itu, Habibie juga menuturkan beberapa masalah lainnya yang saat ini sedang dialami bangsa Indonesia seperti kekayaan SDM yang melimpah tetapi miskin dalam penghasilan.